INTEGRASI NILAI-NILAI TAUHID DALAM MODEL BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI UNTUK KESEHATAN MENTAL REMAJA

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Kesehatan mental remaja menjadi isu krusial di era modern, seringkali terabaikan dalam pendekatan konvensional yang kurang menyentuh dimensi spiritual. Penelitian ini berlatar belakang pada urgensi pengembangan model bimbingan dan konseling yang holistik, mengintegrasikan nilai-nilai tauhid sebagai fondasi utama untuk memperkuat ketahanan mental dan spiritual remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan model dengan pendekatan kualitatif, melibatkan studi literatur mendalam tentang konsep tauhid dalam Islam dan teori bimbingan konseling, serta wawancara dengan pakar psikologi Islam dan konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai tauhid seperti keyakinan akan keesaan Tuhan, ketergantungan hanya kepadaNya, dan pemahaman tentang takdir, mampu memberikan kerangka kognitif dan emosional yang kuat bagi remaja dalam menghadapi tekanan hidup, kecemasan, dan depresi. Model yang dikembangkan menekankan pada penanaman kesadaran ilahiah, pengembangan akhlak mulia, dan praktik ibadah sebagai terapi. Pembahasan lebih lanjut mengindikasikan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengatasi gejala, tetapi juga menyentuh akar permasalahan spiritual yang sering menjadi penyebab gangguan mental, menawarkan solusi yang berkelanjutan dan berbasis fitrah manusia. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya adopsi model bimbingan konseling Islami yang komprehensif di lembaga pendidikan dan keluarga untuk membentuk generasi muda yang sehat mental dan spiritual.

 

Keywords

Tauhid, Bimbingan Konseling Islami, Kesehatan Mental, Remaja, Model Pengembangan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.