MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI ANAK MELALUI BIMBINGAN PRIBADI ISLAMI DI ERA DIGITAL

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Era digital membawa tantangan baru bagi perkembangan psikologis anak, termasuk potensi penurunan kepercayaan diri akibat perbandingan sosial di media daring dan tekanan lingkungan. Latar belakang penelitian ini adalah urgensi membangun kepercayaan diri anak melalui pendekatan bimbingan pribadi Islami yang relevan dengan konteks digital. Tujuannya adalah membekali anak dengan fondasi spiritual yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis kasus, mengkaji bagaimana nilai-nilai Islami dapat diinternalisasikan untuk membentuk citra diri positif pada anak. Pendekatan ini melibatkan wawancara dengan orang tua dan pendidik yang menerapkan prinsip-prinsip Islami dalam pengasuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan pribadi Islami menekankan pada pengenalan anak terhadap fitrahnya sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan, pentingnya bersyukur atas anugerah, serta pemahaman bahwa setiap individu memiliki potensi unik. Konselor atau pembimbing membantu anak mengenali kelebihan diri, mengatasi kekurangan dengan sabar, dan menanamkan keyakinan bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh validasi eksternal atau tampilan di media sosial. Pembahasan menggarisbawahi bahwa pendekatan ini efektif dalam membangun kepercayaan diri yang otentik dan tahan banting, berbasis pada keyakinan diri dan koneksi spiritual, bukan pada standar duniawi yang fluktuatif.

 

Keywords

Kepercayaan Diri, Anak, Bimbingan Pribadi Islami, Era Digital, Fitrah Manusia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.