BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI UNTUK KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA: PERSPEKTIF KEADILAN SOSIAL
Abstract
Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius, berdampak traumatis pada korban, dan seringkali diperparah oleh interpretasi agama yang keliru. Latar belakang penelitian ini adalah urgensi bimbingan dan konseling Islami yang berpihak pada korban KDRT, menekankan perspektif keadilan sosial dan ajaran Islam yang melindungi kaum yang lemah. Tujuannya adalah memberdayakan korban dan memulihkan hak-hak mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur kritis dan analisis kasus-kasus KDRT dari perspektif fiqh dan etika Islam, dilengkapi dengan wawancara dengan korban yang telah mendapatkan bantuan dan aktivis perempuan Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling Islami bagi korban KDRT harus berfokus pada pemulihan trauma, penguatan harga diri, pemahaman akan hak-hak mereka dalam Islam, dan dukungan untuk mengambil keputusan yang aman. Konselor membantu korban memahami bahwa Islam melarang kekerasan dan menuntut keadilan. Pembahasan menggarisbawahi bahwa pendekatan ini tidak hanya memberikan dukungan psikologis, tetapi juga advokasi, membantu korban mendapatkan perlindungan hukum dan sosial, serta membongkar misinterpretasi agama yang digunakan untuk membenarkan kekerasan. Ini adalah upaya nyata dalam mewujudkan keadilan sosial berdasarkan nilai-nilai Islam.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













