PERAN KONSELOR AGAMA DALAM PENANGANAN MASALAH SPIRITUAL PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT

Autor(s): Siti Muthoharoh

Abstract

Pasien di rumah sakit, terutama yang menghadapi penyakit kronis atau terminal, seringkali mengalami masalah spiritual seperti krisis iman, ketakutan akan kematian, dan pencarian makna hidup. Latar belakang penelitian ini adalah eksplorasi peran konselor agama atau rohaniawan dalam memberikan bimbingan dan konseling spiritual kepada pasien di rumah sakit, melengkapi perawatan medis. Tujuannya adalah mengidentifikasi kontribusi spesifik mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa rumah sakit yang memiliki layanan rohani, melibatkan wawancara dengan konselor agama, pasien, dan tenaga medis. Data dikumpulkan mengenai jenis masalah spiritual yang dihadapi pasien dan intervensi yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor agama berperan sebagai pendengar yang empatik, fasilitator doa dan zikir, pembimbing dalam penerimaan takdir, dan pemberi dukungan moral. Mereka membantu pasien menemukan ketenangan batin, memperkuat keyakinan, dan menghadapi penyakit dengan sabar. Pembahasan menggarisbawahi bahwa peran konselor agama sangat penting dalam perawatan holistik pasien, karena masalah spiritual dapat mempengaruhi proses penyembuhan fisik. Integrasi layanan konseling agama dalam sistem kesehatan akan meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan pasien secara menyeluruh.

 

Keywords

Konselor Agama, Masalah Spiritual, Pasien, Rumah Sakit, Perawatan Holistik

Refbacks

  • There are currently no refbacks.