PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI DALAM PENCEGAHAN RADIKALISME DAN EKSTREMISME

Autor(s): Abdul Kholiq

Abstract

Radikalisme dan ekstremisme merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas sosial, seringkali menyasar generasi muda yang rentan. Latar belakang penelitian ini adalah eksplorasi peran bimbingan dan konseling Islami dalam pencegahan radikalisme dan ekstremisme, dengan menanamkan pemahaman Islam yang moderat dan toleran. Tujuannya adalah membentengi individu dari ideologi menyimpang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di lembaga pendidikan atau komunitas yang telah menerapkan program deradikalisasi, melibatkan wawancara dengan konselor, tokoh agama, dan individu yang pernah terpapar ideologi radikal. Data dikumpulkan mengenai faktor pemicu radikalisme dan strategi pencegahan yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling Islami berperan dalam meluruskan pemahaman agama yang keliru, menumbuhkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, dan memperkuat identitas kebangsaan. Konselor memfasilitasi diskusi kritis, mengajarkan keterampilan berpikir logis, dan membimbing individu untuk berinteraksi secara positif dengan lingkungan. Pembahasan menggarisbawahi bahwa pendekatan ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif, membangun ketahanan ideologis pada individu, menumbuhkan cinta tanah air, dan mempromosikan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.

 

Keywords

Bimbingan Konseling Islami, Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, Moderasi Beragama, Toleransi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.