MANAJEMEN BAKAT GLOBAL TANTANGAN DAN PRAKTIK TERBAIK DI ERA REMOTE WORK DAN GIG ECONOMY

Autor(s): Sudarto Sudarto

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan praktik terbaik dalam manajemen bakat global di era remote work dan gig economy yang semakin berkembang. Latar belakang masalahnya adalah bahwa lanskap ketenagakerjaan global telah berubah secara drastis, dengan semakin banyak perusahaan mengandalkan pekerja jarak jauh dan kontraktor lepas, yang menimbulkan kompleksitas baru dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan bakat terbaik. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan manajer sumber daya manusia global, konsultan bakat, dan pekerja gig dari berbagai sektor industri. Data dikumpulkan untuk mengidentifikasi tantangan dalam akuisisi bakat, pengembangan karir, kompensasi, dan retensi di lingkungan kerja yang terdistribusi dan fleksibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi persaingan global untuk bakat, manajemen kinerja lintas batas, kepatuhan regulasi ketenagakerjaan yang beragam, dan menjaga budaya perusahaan yang kohesif. Praktik terbaik yang diidentifikasi meliputi penggunaan platform rekrutmen global, pengembangan program pelatihan daring yang adaptif, penawaran paket kompensasi yang fleksibel, dan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa perusahaan harus mengadopsi strategi manajemen bakat yang lebih agil dan berpusat pada individu. Studi ini menyimpulkan bahwa manajemen bakat global di era baru ini memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, fokus pada pembangunan hubungan yang kuat dengan bakat, terlepas dari lokasi fisik mereka, untuk memastikan perusahaan memiliki sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisnis global.

 

Keywords

Manajemen Bakat, Global, Remote Work, Gig Economy, Tantangan Praktik Terbaik

Refbacks

  • There are currently no refbacks.