ADAPTASI BUDAYA ORGANISASI DALAM MERGER DAN AKUISISI LINTAS NEGARA STUDI KASUS INTEGRASI PASCA AKUISISI

Autor(s): Muh Riza Syaifulloh

Abstract

Penelitian ini mengkaji adaptasi budaya organisasi dalam merger dan akuisisi lintas negara, dengan studi kasus pada fase integrasi pasca-akuisisi. Latar belakang masalahnya adalah bahwa perbedaan budaya organisasi yang tidak dikelola dengan baik seringkali menjadi penyebab utama kegagalan merger dan akuisisi, meskipun sinergi finansial dan strategis terlihat menjanjikan. Metode yang digunakan adalah studi kasus ganda, menganalisis proses integrasi pasca-akuisisi dua perusahaan multinasional yang berbeda, di mana satu berhasil mengintegrasikan budaya dan yang lain menghadapi tantangan signifikan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan karyawan dari berbagai tingkatan, analisis dokumen internal seperti kebijakan SDM dan komunikasi perusahaan, serta survei budaya organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi budaya bergantung pada kepemimpinan yang kuat, komunikasi yang transparan, identifikasi nilai-nilai inti yang selaras, dan pengembangan program yang mempromosikan interaksi antarbudaya. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa kegagalan seringkali disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap aspek manusia, resistensi karyawan, dan pendekatan "one-size-fits-all" dalam integrasi. Studi ini menyimpulkan bahwa adaptasi budaya organisasi adalah elemen krusial dalam keberhasilan merger dan akuisisi lintas negara. Hal ini memerlukan pendekatan yang sensitif, terencana, dan berkelanjutan untuk membangun budaya baru yang kohesif dan produktif, yang menggabungkan kekuatan dari kedua entitas yang bergabung, demi mewujudkan potensi sinergi yang diharapkan.

 

Keywords

Adaptasi Budaya, Organisasi, Merger Akuisisi, Lintas Negara, Integrasi

Refbacks

  • There are currently no refbacks.