HARMONISASI KALENDER HIJRIAH GLOBAL PROSPEK DAN TANTANGAN FIKIH ASTRONOMI

Autor(s): Syafaatul Ulya

Abstract

Artikel ini membahas prospek dan tantangan dalam upaya harmonisasi kalender hijriah global sebuah isu kompleks yang melibatkan dimensi fikih dan astronomi. Latar belakang masalahnya adalah perbedaan penetapan awal bulan hijriah di berbagai negara yang seringkali menyebabkan perpecahan dalam perayaan hari raya Islam. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap kriteria kriteria hisab dan rukyat yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam dan negara serta kajian terhadap argumen argumen fikih yang mendasari perbedaan tersebut. Data dikumpulkan dari resolusi konferensi internasional fatwa ulama dan publikasi astronomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada perbedaan interpretasi terhadap teks teks agama mengenai rukyatul hilal serta variasi dalam kriteria visibilitas hilal secara astronomis. Ada dua pendekatan utama yaitu rukyat hakiki dan hisab imkanur rukyat. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa prospek harmonisasi terletak pada adopsi kriteria astronomi yang disepakati secara internasional seperti kriteria imkanur rukyat yang realistis dan didukung oleh data observasi. Diperlukan dialog yang konstruktif antara ahli fikih dan astronom untuk mencapai konsensus yang dapat diterima secara luas. Harmonisasi ini akan memperkuat persatuan umat Islam dalam menjalankan ibadah.

 

Keywords

Kalender Hijriah, Harmonisasi, Fikih, Astronomi, Hilal

Refbacks

  • There are currently no refbacks.