MODEL KALENDER HIJRIAH TUNGGAL ANALISIS KOMPARATIF KRITERIA MABIMS DAN POTENSI GLOBAL

Autor(s): Abdul Kholiq

Abstract

Penelitian ini menganalisis model kalender hijriah tunggal dengan fokus pada kriteria MABIMS Malaysia Brunei Darussalam Indonesia dan Singapura serta potensinya untuk diadopsi secara global. Latar belakang masalahnya adalah keinginan untuk mencapai kesatuan dalam penetapan awal bulan hijriah di seluruh dunia yang saat ini masih beragam. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap kriteria hisab dan rukyat yang digunakan oleh MABIMS termasuk batas imkanur rukyat serta membandingkannya dengan kriteria lain yang diusulkan di tingkat internasional. Data dikumpulkan dari dokumen resmi MABIMS resolusi konferensi dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria MABIMS yang menggabungkan hisab dengan syarat visibilitas hilal telah berhasil mengurangi perbedaan penetapan di antara negara anggotanya. Kriteria ini menawarkan pendekatan yang lebih realistis dibandingkan hisab murni atau rukyat murni. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa meskipun kriteria MABIMS memiliki potensi untuk menjadi dasar kalender hijriah tunggal global tantangan adopsi terletak pada perbedaan mazhab fikih dan kondisi geografis yang ekstrem. Diperlukan upaya diplomasi dan edukasi yang intensif untuk mencapai konsensus global. Model ini bisa menjadi langkah awal menuju kalender hijriah yang lebih seragam.

 

Keywords

Kalender Hijriah Tunggal, MABIMS, Kriteria, Potensi Global, Analisis Komparatif

Refbacks

  • There are currently no refbacks.