PROBLEMATIKA HISAB RUKYAT DI INDONESIA TINJAUAN FIKIH KONTEMPORER

Autor(s): Nur Kholiq

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika hisab dan rukyat di Indonesia dari tinjauan fikih kontemporer. Latar belakang masalahnya adalah seringnya terjadi perbedaan penetapan awal bulan hijriah dan hari raya di Indonesia antara pemerintah dan beberapa organisasi masyarakat Islam yang berpegang pada metode yang berbeda. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap argumen fikih dari berbagai pihak yang terlibat dalam perdebatan hisab rukyat di Indonesia serta tinjauan terhadap keputusan sidang isbat dan fatwa ulama. Data dikumpulkan dari publikasi resmi lembaga keagamaan dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika utama terletak pada perbedaan interpretasi terhadap dalil rukyatul hilal apakah harus terlihat secara kasat mata atau cukup dengan hisab yang menunjukkan kemungkinan terlihat. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa upaya pemerintah untuk menyatukan kriteria melalui hisab imkanur rukyat yang didukung oleh observasi masih menghadapi tantangan dari kelompok yang memprioritaskan rukyat murni. Diperlukan dialog yang berkelanjutan edukasi publik dan kesadaran akan pentingnya persatuan umat. Tinjauan fikih kontemporer ini diharapkan dapat memberikan solusi yang komprehensif untuk problematika yang berulang ini.

 

Keywords

Problematika, Hisab, Rukyat, Indonesia, Fikih Kontemporer

Refbacks

  • There are currently no refbacks.