INTEGRASI PEMBELAJARAN SOSIAL-EMOSIONAL DALAM RENCANA PEMBELAJARAN HARIAN

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Perkembangan sosial-emosional peserta didik sama pentingnya dengan perkembangan kognitif, namun seringkali belum terintegrasi secara sistematis dalam rencana pembelajaran harian. Diperlukan pendekatan holistik untuk pendidikan. Penelitian ini menganalisis strategi integrasi pembelajaran sosial-emosional dalam rencana pembelajaran harian. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa kelas yang secara sadar mengintegrasikan keterampilan sosial-emosional seperti kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan hubungan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta analisis rencana pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dapat dilakukan melalui aktivitas rutin, diskusi terstruktur, permainan peran, dan penyelesaian konflik. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa ketika keterampilan sosial-emosional diajarkan secara eksplisit dan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran, peserta didik menunjukkan peningkatan dalam regulasi emosi, empati, dan perilaku pro-sosial. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pelatihan guru tentang pembelajaran sosial-emosional, pengembangan materi ajar yang mendukung, dan dukungan dari kepemimpinan sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif, mempercepat pembentukan individu yang seimbang dan berdaya saing.

 

Keywords

Pembelajaran Sosial-Emosional, Rencana Pembelajaran, Integrasi, Holistik, Keseimbangan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.