INOVASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN DI LINGKUNGAN BELAJAR NON-FORMAL DAN KOMUNITAS
Abstract
Lingkungan belajar non-formal dan komunitas memiliki potensi besar untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat, namun perencanaan pembelajarannya seringkali kurang terstruktur atau inovatif dibandingkan pendidikan formal. Diperlukan pendekatan yang adaptif. Penelitian ini menganalisis inovasi dalam perencanaan pembelajaran di lingkungan belajar non-formal dan komunitas. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa inisiatif pembelajaran komunitas yang berhasil, seperti pusat belajar masyarakat, kursus keterampilan, atau kelompok belajar mandiri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan fasilitator dan peserta, serta analisis materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi melibatkan desain pembelajaran yang sangat fleksibel, berpusat pada kebutuhan peserta, memanfaatkan sumber daya lokal, dan mendorong partisipasi aktif. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa perencanaan ini seringkali bersifat kolaboratif, melibatkan anggota komunitas dalam identifikasi kebutuhan dan perancangan aktivitas. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pengakuan terhadap nilai pembelajaran non-formal, dukungan bagi fasilitator komunitas, dan pengembangan kerangka kerja yang memungkinkan adaptasi cepat. Dengan demikian, inovasi dalam perencanaan pembelajaran di lingkungan non-formal dapat mempercepat peningkatan kapasitas komunitas dan pemberdayaan individu di luar sistem pendidikan formal.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













