EVALUASI RELEVANSI KURIKULUM BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH DENGAN KEBUTUHAN DUNIA KERJA.

Autor(s): Nur Kholiq

Abstract

Madrasah Aliyah (MA) merupakan jenjang pendidikan menengah yang membekali siswa dengan pengetahuan agama dan umum, termasuk bahasa Arab. Namun, seringkali ada kesenjangan antara kompetensi bahasa Arab yang diajarkan di MA dengan kebutuhan riil dunia kerja atau studi lanjut. Evaluasi relevansi kurikulum menjadi penting untuk memastikan lulusan siap menghadapi tantangan masa depan. Latar belakang ini menyoroti kesenjangan kurikulum. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi relevansi kurikulum bahasa Arab Madrasah Aliyah dengan kebutuhan dunia kerja dan studi lanjut. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods), melibatkan: (1) survei terhadap alumni MA, pengguna lulusan (misalnya, perusahaan, universitas), dan guru bahasa Arab MA; (2) analisis dokumen kurikulum MA; dan (3) wawancara mendalam dengan pembuat kebijakan pendidikan. Fokus analisis adalah pada apakah kompetensi bahasa Arab yang diajarkan (misalnya, keterampilan berbicara, menulis, membaca teks otentik) sesuai dengan tuntutan profesi atau persyaratan masuk universitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan, terutama dalam keterampilan berbicara dan menulis, serta kurangnya materi yang relevan dengan konteks profesional. Pembahasan akan menguraikan faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan ini. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi Kementerian Agama dan pengembang kurikulum untuk merevisi kurikulum bahasa Arab MA, mengintegrasikan lebih banyak materi otentik dan praktik komunikasi, serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan perguruan tinggi, guna meningkatkan relevansi lulusan dan daya saing mereka.

 

Keywords

Kurikulum, Bahasa Arab, Madrasah Aliyah, Relevansi, Kebutuhan Dunia Kerja.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.