ADAPTASI KURIKULUM BAHASA ARAB UNTUK PEMBELAJAR DENGAN KEBUTUHAN KHUSUS.

Autor(s): Erwan Susanto

Abstract

Pembelajar dengan kebutuhan khusus (PBK), seperti disleksia, ADHD, atau gangguan pendengaran, seringkali menghadapi hambatan unik dalam pembelajaran bahasa asing, termasuk bahasa Arab. Kurikulum standar mungkin tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga diperlukan adaptasi yang spesifik dan inklusif. Latar belakang ini menyoroti pentingnya pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran bahasa Arab bagi pembelajar dengan kebutuhan khusus dan mengembangkan strategi adaptasi kurikulum yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods), melibatkan: (1) wawancara mendalam dengan guru pendidikan khusus, terapis, dan orang tua PBK; (2) observasi kelas bahasa Arab yang melibatkan PBK; dan (3) perancangan dan uji coba terbatas materi ajar yang diadaptasi (misalnya, visual yang diperkaya, instruksi yang disederhanakan, penggunaan teknologi bantu). Fokus analisis adalah pada bagaimana adaptasi kurikulum dapat memfasilitasi akuisisi bahasa, mengatasi tantangan spesifik PBK, dan meningkatkan partisipasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi yang personalisasi, penggunaan multimodalitas, dan dukungan individual secara signifikan meningkatkan kemajuan PBK dalam bahasa Arab. Pembahasan akan menguraikan tantangan dalam identifikasi kebutuhan dan pelatihan guru. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan panduan praktis bagi pengajar bahasa Arab untuk merancang kurikulum yang lebih inklusif, memastikan bahwa PBK memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan menguasai bahasa Arab, serta berkontribusi pada pendidikan bahasa yang lebih adil dan merata.

 

Keywords

Kurikulum, Bahasa Arab, Kebutuhan Khusus, Adaptasi, Pendidikan Inklusif.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.