ANALISIS REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA DALAM NOVEL NOVEL POSTKOLONIAL BERBAHASA INGGRIS
Abstract
Penelitian ini menganalisis representasi identitas budaya dalam novel novel postkolonial berbahasa Inggris. Latar belakang masalahnya adalah bahwa sastra postkolonial seringkali menjadi arena di mana identitas budaya yang kompleks dan seringkali terfragmentasi dieksplorasi dan dinegosiasikan setelah pengalaman kolonialisme. Metode yang digunakan adalah analisis teks kritis terhadap beberapa novel postkolonial terkemuka yang ditulis oleh pengarang dari berbagai latar belakang budaya. Analisis berfokus pada bagaimana identitas budaya dibentuk dipertanyakan dan direkonstruksi melalui narasi karakter dan penggunaan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya dalam novel novel ini seringkali bersifat hibrida mencerminkan perpaduan dan konflik antara tradisi lokal dan pengaruh Barat. Pengarang menggunakan bahasa Inggris secara inovatif untuk mengekspresikan nuansa budaya mereka. Pembahasan lebih lanjut menguraikan bahwa representasi ini menantang pandangan esensialis tentang identitas dan menyoroti dinamika kekuasaan dalam pembentukan identitas. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa sastra postkolonial memberikan wawasan yang kaya tentang keragaman budaya dan kompleksitas identitas di dunia yang semakin terglobalisasi.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













