BIOSENSOR BERBASIS DNA UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT INFEKSI DAN KANKER
Abstract
Deteksi dini penyakit infeksi dan kanker sangat penting untuk keberhasilan pengobatan dan peningkatan hasil pasien. Biosensor menawarkan platform yang menjanjikan untuk diagnosis cepat, sensitif, dan spesifik. Penelitian ini berfokus pada pengembangan biosensor berbasis DNA novel yang memanfaatkan sifat pengenalan molekuler asam nukleat untuk deteksi dini patogen atau biomarker kanker. Kami merancang probe DNA yang dimodifikasi secara kimiawi atau probe berbasis aptamer yang dapat berinteraksi secara spesifik dengan sekuens genetik patogen atau molekul penanda kanker. Biosensor ini mengintegrasikan elemen pengenalan DNA dengan transduser yang mengubah peristiwa pengikatan menjadi sinyal terukur, seperti sinyal elektrokimia atau optik. Pengujian kinerja biosensor menunjukkan sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi dalam mendeteksi target dalam sampel biologis kompleks, bahkan pada konsentrasi yang sangat rendah. Pengembangan biosensor berbasis DNA ini menawarkan solusi diagnostik yang cepat, portabel, dan hemat biaya, yang dapat digunakan di titik perawatan, berpotensi merevolusi diagnosis dini penyakit infeksi dan skrining kanker, sehingga memungkinkan intervensi terapeutik yang lebih cepat.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













