PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR KREATIVITAS: STUDI KASUS DARI PENDIDIKAN MENENGAH.
Abstract
Latar belakang masalah ini adalah pengakuan bahwa meskipun kreativitas diakui sebagai keterampilan penting di abad ke-21, banyak guru di pendidikan menengah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan dan memfasilitasi pengembangan kreativitas di kelas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru sebagai fasilitator kreativitas melalui studi kasus mendalam di beberapa sekolah menengah yang dikenal dengan praktik inovatifnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan kepala sekolah, serta analisis rencana pembelajaran dan produk siswa. Fokusnya adalah mengidentifikasi strategi pedagogis, sikap, dan kepercayaan guru yang mendukung lingkungan kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang berhasil memfasilitasi kreativitas cenderung menciptakan iklim kelas yang aman untuk eksperimen, mendorong pertanyaan terbuka, memberikan umpan balik konstruktif, dan mengizinkan otonomi siswa dalam proyek. Mereka juga sering menggunakan pembelajaran berbasis proyek, pemecahan masalah, dan integrasi seni. Pembahasan menggarisbawahi bahwa peran fasilitator ini membutuhkan perubahan pola pikir dari pengajar konten menjadi pemandu proses, serta kesediaan untuk menerima ambiguitas dan kegagalan sebagai bagian dari proses kreatif. Implikasi praktisnya adalah perlunya program pengembangan profesional guru yang berfokus pada pedagogi kreatif dan pembentukan komunitas belajar yang mendukung inovasi.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













