BERPIKIR DIVERGEN: MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH KREATIF PADA MAHASISWA.
Abstract
Latar belakang masalah ini adalah kebutuhan mendesak akan lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis tetapi juga kemampuan berpikir divergen untuk memecahkan masalah kompleks yang tidak terstruktur di dunia nyata. Banyak program pendidikan tinggi masih berfokus pada konvergensi, menghambat pengembangan keterampilan ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji efektivitas intervensi pedagogis yang dirancang khusus untuk mengembangkan keterampilan berpikir divergen dan pemecahan masalah kreatif pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi kuasi-eksperimen dengan melibatkan mahasiswa dari program studi yang berbeda. Kelompok eksperimen diberikan serangkaian lokakarya dan tugas berbasis masalah terbuka yang mendorong eksplorasi ide, sementara kelompok kontrol mengikuti kurikulum standar. Data dikumpulkan melalui tes berpikir divergen (misalnya, Alternative Uses Test), penilaian proyek, dan survei refleksi diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi secara signifikan meningkatkan skor berpikir divergen mahasiswa, kemampuan mereka untuk menghasilkan berbagai solusi orisinal, serta kepercayaan diri mereka dalam menghadapi masalah yang ambigu. Pembahasan menyoroti bahwa pengembangan berpikir divergen memerlukan lingkungan yang mendukung eksperimen, umpan balik yang mendorong eksplorasi, dan paparan terhadap beragam perspektif. Implikasi praktisnya adalah perlunya integrasi strategi pengembangan berpikir divergen ke dalam kurikulum pendidikan tinggi di berbagai disiplin ilmu untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













