PEMBELAJARAN BERBASIS TANTANGAN: STUDI KASUS TENTANG PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA.

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa pembelajaran tradisional seringkali gagal memotivasi siswa dan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah yang mendalam, termasuk kreativitas, karena kurangnya relevansi dan tantangan otentik. Pembelajaran berbasis tantangan (Challenge-Based Learning/CBL) menawarkan pendekatan yang menjanjikan, namun bukti empiris tentang dampaknya terhadap kreativitas masih diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi CBL dapat secara signifikan meningkatkan kreativitas siswa melalui studi kasus yang mendalam. Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal pada sebuah program pendidikan tinggi yang mengadopsi CBL sebagai pendekatan pedagogis utamanya. Data dikumpulkan melalui observasi proyek, wawancara dengan siswa dan fasilitator, analisis produk akhir, dan survei refleksi diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menghadapi tantangan dunia nyata yang kompleks dan terbuka mendorong siswa untuk berpikir secara divergen, berkolaborasi dalam menghasilkan ide-ide orisinal, dan mengembangkan solusi inovatif yang melampaui ekspektasi. Siswa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam inisiatif, resiliensi, dan kemampuan untuk belajar dari kegagalan. Pembahasan menggarisbawahi bahwa CBL menciptakan lingkungan otentik yang menuntut kreativitas dan memotivasi siswa untuk mendorong batas-batas pemikiran mereka. Implikasi utamanya adalah rekomendasi untuk mengadopsi CBL secara lebih luas di berbagai jenjang pendidikan sebagai strategi yang efektif untuk memupuk kreativitas dan keterampilan abad ke-21.

 

Keywords

Pembelajaran Berbasis Tantangan, Kreativitas Siswa, Pemecahan Masalah, Studi Kasus, Inovasi Pendidikan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.