DESAIN ULANG RUANG KELAS: FLEKSIBILITAS DAN ADAPTABILITAS UNTUK KREATIVITAS.

Autor(s): Siswanto Siswanto

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa banyak ruang kelas tradisional dengan tata letak statis dan furnitur yang tidak bergerak seringkali menghambat metode pengajaran yang fleksibel dan kolaboratif yang mendukung pengembangan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana desain ulang ruang kelas dengan fokus pada fleksibilitas dan adaptabilitas dapat secara signifikan mempromosikan kreativitas dan berbagai gaya belajar. Metode yang digunakan adalah studi kasus observasional di beberapa sekolah yang telah mengimplementasikan desain ruang kelas yang fleksibel (misalnya, furnitur modular, area kerja yang beragam, dinding yang dapat ditulis). Data dikumpulkan melalui observasi langsung interaksi siswa dan guru, wawancara, dan survei tentang persepsi ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kelas yang fleksibel mendorong siswa untuk memilih lingkungan belajar yang paling sesuai dengan tugas mereka, memfasilitasi kolaborasi spontan, dan memungkinkan guru untuk dengan mudah mengubah konfigurasi kelas untuk mendukung berbagai aktivitas kreatif seperti brainstorming, pembuatan prototipe, atau presentasi. Pembahasan menggarisbawahi bahwa desain yang adaptif memberdayakan siswa dan guru, menciptakan lingkungan yang responsif terhadap kebutuhan pedagogis yang beragam. Implikasi utamanya adalah rekomendasi bagi perencana pendidikan dan arsitek untuk berinvestasi dalam desain ruang kelas yang fleksibel dan modular, mengakui bahwa lingkungan fisik adalah komponen integral dari pedagogi kreatif dan inovatif.

 

Keywords

Desain Ruang Kelas, Fleksibilitas Ruang, Kreativitas, Adaptabilitas, Lingkungan Belajar.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.