ADAPTASI BUDAYA PADA ANAK IMIGRAN: MEKANISME COPING DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS HIBRIDA

Autor(s): Zuhal Alfian Akbar

Abstract

Anak-anak imigran menghadapi tantangan unik dalam beradaptasi dengan budaya baru sambil mempertahankan warisan budaya orang tua mereka. Latar belakang penelitian ini adalah untuk memahami mekanisme adaptasi budaya yang digunakan oleh anak-anak imigran dan bagaimana proses ini membentuk identitas hibrida mereka. Metode yang digunakan meliputi studi kasus longitudinal terhadap beberapa keluarga imigran, wawancara mendalam dengan anak-anak imigran, orang tua, dan guru, serta observasi partisipatif dalam lingkungan sekolah dan komunitas. Data dikumpulkan mengenai pengalaman mereka dalam berinteraksi dengan budaya mayoritas, strategi penyesuaian sosial, dan cara mereka mengintegrasikan elemen dari kedua budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak imigran seringkali mengembangkan identitas hibrida yang dinamis, memadukan nilai, bahasa, dan praktik dari budaya asal dan budaya baru. Pembahasan menekankan bahwa mekanisme coping meliputi code-switching, pencarian kelompok sebaya yang serupa, dan dukungan keluarga. Meskipun proses ini dapat menimbulkan konflik identitas, identitas hibrida juga memberikan kekuatan adaptif dan perspektif multikultural. Peran sekolah dan komunitas dalam menyediakan lingkungan yang inklusif dan mendukung sangat krusial untuk memfasilitasi adaptasi yang sehat dan pembentukan identitas yang positif pada anak imigran.

 

Keywords

Adaptasi Budaya, Anak Imigran, Identitas Hibrida, Mekanisme Coping, Sosialisasi Lintas Budaya

Refbacks

  • There are currently no refbacks.