DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PRAKTIK BUDAYA LOKAL: ANTARA EROSI DAN ADAPTASI

Autor(s): Nur Kholida Zia

Abstract

Globalisasi, dengan aliran informasi, barang, dan manusia yang tak terbatas, secara fundamental memengaruhi praktik budaya lokal di seluruh dunia. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak globalisasi terhadap praktik budaya lokal, mengidentifikasi fenomena erosi budaya serta mekanisme adaptasi dan hibriditas yang muncul. Metode yang digunakan meliputi studi kasus komparatif pada dua komunitas lokal dengan tingkat paparan globalisasi yang berbeda, wawancara dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan praktisi budaya, serta observasi partisipatif terhadap praktik budaya (misalnya, ritual, seni pertunjukan, gaya hidup sehari-hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi dapat menyebabkan erosi beberapa praktik budaya tradisional, terutama di kalangan generasi muda yang lebih terpapar budaya populer global. Namun, pada saat yang sama, terjadi pula adaptasi kreatif dan hibriditas budaya, di mana elemen lokal diintegrasikan dengan pengaruh global, menghasilkan bentuk-bentuk budaya baru. Pembahasan menekankan bahwa globalisasi bukanlah kekuatan homogenisasi total, melainkan proses kompleks yang memicu dinamika antara pelestarian, adaptasi, dan kreasi budaya. Memahami dinamika ini penting untuk merumuskan strategi yang memungkinkan komunitas lokal untuk mempertahankan identitas mereka sambil berinteraksi dengan dunia yang semakin terhubung.

 

Keywords

Globalisasi, Praktik Budaya Lokal, Erosi Budaya, Adaptasi Budaya, Hibriditas Budaya

Refbacks

  • There are currently no refbacks.