STRATEGI KOMUNIKASI ANTARGENERASI DALAM PEWARISAN KETERAMPILAN TRADISIONAL DI KOMUNITAS PENGRAJIN

Autor(s): Abdul Kholiq

Abstract

Keterampilan tradisional, seperti menenun, membatik, atau membuat kerajinan, seringkali terancam punah karena kurangnya minat generasi muda dan terputusnya transmisi pengetahuan. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi antargenerasi yang efektif dalam pewarisan keterampilan tradisional di komunitas pengrajin. Metode yang digunakan meliputi studi etnografi pada komunitas pengrajin tertentu, observasi partisipatif proses belajar mengajar antara pengrajin senior dan junior, serta wawancara mendalam dengan kedua belah pihak mengenai metode pengajaran, motivasi, dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang paling efektif adalah pembelajaran langsung (magang), cerita tentang sejarah dan makna kerajinan, serta penciptaan ruang kolaborasi yang mendukung interaksi informal. Pembahasan menekankan bahwa pewarisan keterampilan tradisional tidak hanya melibatkan transfer teknik, tetapi juga nilai-nilai kesabaran, ketekunan, dan apresiasi terhadap warisan budaya. Tantangan meliputi perbedaan gaya belajar, tekanan ekonomi, dan daya tarik profesi modern. Namun, dengan dukungan komunitas, pemerintah, dan adaptasi inovatif, keterampilan tradisional dapat terus diwariskan, menjaga keberlanjutan budaya dan ekonomi lokal.

 

Keywords

Komunikasi Antargenerasi, Keterampilan Tradisional, Pewarisan Budaya, Komunitas Pengrajin, Pelestarian Warisan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.