PERAN EKSTRAKURIKULER SENI DAN BUDAYA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN IDENTITAS SISWA SEKOLAH DASAR
Abstract
Pendidikan karakter dan pembentukan identitas siswa tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga melalui kegiatan ekstrakurikuler. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler seni dan budaya (misalnya, tari tradisional, musik daerah, teater) dalam pembentukan karakter dan identitas siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi studi kasus pada beberapa sekolah yang memiliki program ekstrakurikuler seni dan budaya yang kuat, observasi partisipatif dalam sesi latihan dan pertunjukan, serta wawancara dengan siswa, guru pembimbing, dan orang tua. Data dikumpulkan mengenai motivasi siswa bergabung, keterampilan yang diperoleh, dan perubahan dalam sikap serta perilaku mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi dalam ekstrakurikuler seni dan budaya secara signifikan meningkatkan kreativitas, disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri siswa. Pembahasan menekankan bahwa kegiatan ini juga menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya, memperkuat identitas lokal, dan memberikan ruang ekspresi yang positif. Tantangan meliputi ketersediaan sumber daya dan pelatih yang kompeten. Namun, dengan dukungan yang memadai, ekstrakurikuler seni dan budaya dapat menjadi agen sosialisasi yang efektif, membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, kreatif, dan bangga akan budayanya.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













