PERAN ORANG TUA DALAM PEWARISAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL PADA ANAK USIA DINI

Autor(s): Sudarto Sudarto

Abstract

Orang tua adalah agen sosialisasi primer yang paling berpengaruh dalam menanamkan nilai-nilai pada anak usia dini. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam pewarisan nilai-nilai kearifan lokal pada anak usia dini di komunitas tertentu. Metode yang digunakan meliputi wawancara mendalam dengan orang tua, observasi partisipatif interaksi orang tua-anak dalam konteks sehari-hari (misalnya, bercerita, bermain, kegiatan rumah tangga), serta analisis narasi orang tua tentang nilai-nilai yang mereka anggap penting untuk diajarkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua secara implisit dan eksplisit menanamkan kearifan lokal melalui cerita, lagu, permainan tradisional, dan praktik sehari-hari (misalnya, etika makan, cara berinteraksi dengan alam, rasa hormat terhadap sesama). Pembahasan menekankan bahwa pewarisan nilai-nilai kearifan lokal ini membentuk fondasi moral dan etika anak, menghubungkan mereka dengan akar budaya komunitas mereka. Tantangan meliputi tekanan modernisasi dan kurangnya waktu. Namun, kesadaran orang tua akan pentingnya kearifan lokal dan dukungan dari komunitas dapat memastikan bahwa nilai-nilai ini terus diwariskan, membentuk generasi yang berkarakter kuat dan berakar pada budayanya.

 

Keywords

Orang Tua, Kearifan Lokal, Anak Usia Dini, Pewarisan Nilai, Sosialisasi Primer

Refbacks

  • There are currently no refbacks.