PENGARUH LITERATUR ANAK BERBASIS BUDAYA LOKAL TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI SISWA
Abstract
Literatur anak memiliki peran krusial dalam sosialisasi nilai dan pembentukan identitas. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literatur anak berbasis budaya lokal (misalnya, cerita bergambar, buku dongeng, komik) terhadap pembentukan identitas diri siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi analisis konten terhadap beberapa buku literatur anak berbasis budaya lokal yang populer, studi kasus pada sekolah yang secara aktif menggunakan literatur tersebut dalam pembelajaran, serta wawancara dengan siswa, guru, dan penulis/ilustrator. Data dikumpulkan mengenai pemahaman siswa terhadap narasi dan karakter, serta bagaimana hal itu memengaruhi persepsi mereka tentang diri dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literatur anak berbasis budaya lokal secara signifikan membantu siswa untuk mengidentifikasi diri dengan karakter dan situasi yang relevan dengan lingkungan mereka, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya, dan memperkuat identitas diri yang positif. Pembahasan menekankan bahwa literatur ini tidak hanya mengembangkan keterampilan membaca, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, kearifan lokal, dan pemahaman tentang sejarah komunitas. Tantangan meliputi ketersediaan dan kualitas literatur. Namun, dengan dukungan yang memadai, literatur anak berbasis budaya lokal dapat menjadi agen sosialisasi yang kuat, membentuk generasi yang berakar pada budayanya namun tetap terbuka terhadap dunia.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













