SOSIALISASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MELALUI SENI PERTUNJUKAN ANAK
Abstract
Seni pertunjukan anak, seperti teater boneka, drama musikal, atau tarian, dapat menjadi medium yang efektif untuk sosialisasi nilai-nilai kearifan lokal. Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana seni pertunjukan anak berperan dalam menanamkan nilai-nilai kearifan lokal pada penonton muda. Metode yang digunakan meliputi analisis konten terhadap beberapa naskah atau alur cerita seni pertunjukan anak yang mengangkat tema kearifan lokal, observasi partisipatif pertunjukan, serta wawancara dengan sutradara, aktor, dan penonton anak-anak mengenai pemahaman mereka terhadap pesan yang disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui narasi yang menarik, karakter yang relatable, dan visual yang kaya, seni pertunjukan anak secara implisit mengajarkan nilai-nilai seperti gotong royong, rasa hormat terhadap alam, kesederhanaan, dan kebersamaan. Pembahasan menekankan bahwa seni pertunjukan menyediakan pengalaman belajar yang imersif dan emosional, memungkinkan anak-anak untuk mengidentifikasi diri dengan karakter dan internalisasi nilai-nilai. Tantangan meliputi pendanaan dan jangkauan audiens. Namun, dengan kreativitas dan dukungan, seni pertunjukan anak dapat menjadi agen sosialisasi yang kuat, membentuk generasi yang berkarakter dan berakar pada kearifan lokal mereka.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













