DIPLOMASI EKONOMI SYARIAH: POTENSI INDONESIA DALAM GLOBAL HALAL HUB

Autor(s): Reni Prastiwi

Abstract

Penelitian ini menganalisis potensi strategis Indonesia untuk menjadi pemain utama dalam Global Halal Hub melalui instrumen diplomasi ekonomi syariah. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang signifikan. Namun, posisi Indonesia dalam State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2023 yang berada di peringkat ketiga menunjukkan bahwa potensi ini belum tergarap secara maksimal, dan Indonesia masih lebih berperan sebagai konsumen daripada produsen utama di pasar halal global. Diplomasi ekonomi syariah menjadi pendekatan krusial untuk mentransformasi posisi ini. Strategi ini diimplementasikan melalui beberapa pilar utama. Pertama, penguatan kerangka regulasi domestik melalui peran Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan ekosistem industri halal yang terintegrasi dan berdaya saing. Kedua, diplomasi aktif dalam forum multilateral seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum bilateral untuk mendorong saling pengakuan (Mutual Recognition Agreement/MRA) sertifikat halal. Kerja sama Jaminan Produk Halal (JPH) dengan negara lain, seperti Iran, merupakan contoh konkret dari upaya ini. Ketiga, promosi investasi melalui penciptaan Kawasan Industri Halal (KIH) yang menawarkan insentif dan kemudahan berusaha bagi investor global. Keempat, nation branding yang gencar untuk mempromosikan produk halal Indonesia di pameran dagang internasional dan melalui platform digital. Visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia pada tahun 2024, yang tertuang dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) dan Masterplan Industri Halal Indonesia (MPIHI), memerlukan sinergi yang kuat antara diplomasi, kebijakan industri, dan partisipasi sektor swasta untuk meningkatkan ekspor dan menarik investasi di sektor halal.

 

Keywords

Diplomasi Ekonomi, Ekonomi Syariah, Global Halal Hub, Industri Halal, Sertifikasi Halal, KNEKS, BPJPH, Indonesia.

References

Amalia, F., & Hidayat, S. E. (2023). Indonesia's Halal Diplomacy: Strategies for Mutual Recognition Agreements (MRA) on Halal Certification. Journal of Islamic Marketing, 14(7), 1789-1808.

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). (2023). Annual Report on Halal Product Assurance Cooperation 2023. Jakarta: Kementerian Agama.

DinarStandard. (2023). State of the Global Islamic Economy Report 2023/24: Unlocking Opportunity. Dubai: DinarStandard.

Fathoni, M. A., & Putit, L. (2023). The Role of Halal Industrial Parks in Attracting Foreign Direct Investment: A Case Study of Indonesia. Journal of Islamic Economics and Business, 9(2), 115-130.

Fauzia, A., & Tieman, M. (2023). Branding Halal Indonesia: A Soft Power Diplomacy Approach. Place Branding and Public Diplomacy, 19(3), 295-307.

Huda, M., & Rindrasih, E. (2023). Economic Diplomacy in the Digital Era: Promoting Indonesian Halal SMEs through E-commerce Platforms. Review of International Relations, 12(1), 45-62.

Istiqlal, F. (2023). Building Indonesia's Global Halal Hub: Strategies and Opportunities to Achieve Competitiveness in Global Markets. Journal of Southeast Asian Economies, 40(2), 210-230.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. (2023). Laporan Tahunan Diplomasi Ekonomi 2023. Jakarta: Kemlu RI.

Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). (2023). Masterplan Industri Halal Indonesia (MPIHI) 2023-2029. Jakarta: KNEKS.

Mubarok, F. K., & Anwar, M. K. (2023). The Effectiveness of Indonesia's Trade Missions in Promoting Halal Exports to Middle Eastern Markets. Asia Pacific Journal of Marketing and Logistics, 35(8), 1853-1870.

Nurdin, N., & Arifin, B. (2023). Political Economy of Halal Certification in Indonesia: The Role of State Agencies in Building a Global Hub. Journal of Contemporary Southeast Asia, 45(1), 98-122.

Purnomo, A., & Adawiyah, R. (2023). Integrating Halal Value Chains: A Strategy for Indonesia's Rise as a Global Halal Player. Journal of Islamic Finance and Business Research, 10(1), 1-18.

Rahadi, D. R. (2023). The Role of Indonesian Embassies in Facilitating Halal Market Access Abroad. Global & Strategis, 17(2), 225-240.

Ramli, N. M., & Hosen, M. N. (2023). A Comparative Study of Halal Governance: Lessons for Indonesia's Global Halal Hub Ambition. Halal: Jurnal Kajian Produk Halal, 6(2), 75-90.

Riyanto, S., & Wibisono, A. (2023). Diplomasi Ekonomi Indonesia di Abad 21: Menavigasi Peluang di Pasar Halal Global. Gramedia Pustaka Utama.

Sari, D. P., & Taufiq, M. (2023). The Impact of Indonesia-UAE CEPA on Halal Product Trade and Investment. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 31(2), 145-160.

Setiawan, B., & Basri, Y. M. (2023). The Contribution of the Digital Economy to the Development of Indonesia's Halal Ecosystem. Economics and Finance in Indonesia, 69(1), 1-15.

Sukoso, & Aqil, M. (2023). The Role of BPJPH in International Halal Diplomacy and Standardization. Journal of Halal Assurance System, 4(1), 1-12.

Tarmidi, L. T., & Effendi, N. (2023). Challenges in Harmonizing National and International Halal Standards: An Indonesian Perspective. Standardization: Journal of Commodity and Standardization, 25(2), 101-114.

Wajdi, F., & Abdullah, M. (2023). Mapping Indonesia's Halal Export Potential: A Product-Space Analysis. The International Trade Journal, 37(4), 345-365.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.