KETAHANAN EKONOMI UMAT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep ketahanan ekonomi umat dari perspektif ekonomi Islam, yang didefinisikan sebagai kemampuan kolektif masyarakat untuk bertahan, beradaptasi, dan pulih dari guncangan ekonomi seraya menjaga prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan. Berbeda dengan pendekatan konvensional yang berfokus pada indikator makroekonomi, ketahanan dalam Islam bersifat multidimensional, mencakup aspek spiritual, sosial, dan material. Fondasi utamanya adalah penguatan sektor riil melalui kegiatan produktif yang halal dan tayyib, serta larangan terhadap aktivitas spekulatif (gharar), perjudian (maysir), dan bunga (riba) yang dapat menciptakan kerapuhan sistemik. Instrumen keuangan sosial Islam, yaitu Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), memainkan peran sentral sebagai jaring pengaman sosial dan mekanisme redistribusi kekayaan. ZISWAF tidak hanya berfungsi sebagai bantuan karitatif, tetapi juga sebagai modal produktif untuk pemberdayaan usaha mikro dan kecil, sehingga meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik secara berkelanjutan. Selain itu, prinsip bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) dalam pembiayaan mendorong kemitraan yang adil dan berbagi risiko, memperkuat solidaritas (ta'awun) dan kohesi sosial di antara pelaku ekonomi. Konsep ini juga menekankan pentingnya ketahanan pangan, energi, dan pemenuhan kebutuhan dasar (dharuriyyat) sebagai prioritas utama. Dalam menghadapi ketidakpastian global, model ketahanan ekonomi Islam menawarkan kerangka kerja yang holistik, di mana stabilitas ekonomi tidak terpisahkan dari keadilan distributif, pemberdayaan komunitas, dan kepatuhan terhadap nilai-nilai etis, yang secara bersama-sama membangun fondasi ekonomi yang kokoh dan berkeadilan bagi umat.
Keywords
References
Abduh, M., & Omar, M. A. (2023). The Role of Islamic Social Finance in Building Community Resilience during the Post-Pandemic Era. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 14(3), 401-418.
Ali, S. S., & Hassan, M. K. (2023). Islamic Social Finance: A Catalyst for Socio-Economic Development and Resilience. Palgrave Macmillan.
Antonio, M. S., & Al-Ghifari, A. (2023). Model Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid: Studi Kasus Integrasi ZISWAF dan UMKM. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 10(2), 210-225.
Asnaini, & Wulansari, D. (2023). The Impact of Productive Waqf on the Economic Empowerment of the Ummah: An Empirical Study in Indonesia. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 15(1), 123-140.
BAZNAS. (2023). Laporan Outlook Zakat Indonesia 2023: Optimalisasi Zakat untuk Ketahanan Ekonomi Umat. Jakarta: Pusat Kajian Strategis BAZNAS.
Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2023). Digitalization of Zakat Management for Enhancing Transparency, Accountability, and Economic Resilience. International Journal of Zakat, 8(1), 1-15.
Chapra, M. U. (2023). Poverty, Social Justice, and Economic Resilience: An Islamic Perspective. The Islamic Foundation.
Furqani, H., & Mulyany, R. (2023). The Real Sector as the Engine of Economic Resilience: An Islamic Economics Approach. Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics, 36(2), 27-44.
Haneef, M. A., & Pramanik, A. H. (2023). An Integrated Waṣiyyah-Waqf Model for Sustainable Socio-Economic Development and Intergenerational Equity. ISRA International Journal of Islamic Finance, 15(2), 189-204.
Hasan, Z. (2023). Food Security and Community Resilience: Maqasid al-Shariah Framework. Journal of Islamic Thought and Civilization, 13(1), 135-152.
Huda, N., & Rina, N. (2023). Peran Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dalam Membangun Ketahanan Ekonomi Anggota di Tengah Krisis. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah, 9(1), 47-64.
Kassim, S., & Abdullah, A. (2023). The Resilience of Islamic Microfinance Institutions in Serving the Unbanked and Poor. Qualitative Research in Financial Markets, 15(4), 541-560.
Lestari, P., & Purnomo, A. (2023). Model Ketahanan Pangan Keluarga Berbasis Pertanian Terintegrasi dalam Perspektif Ekonomi Islam. Agro Ekonomi, 34(2), 155-169.
Novitasari, M., & Hakim, D. B. (2023). The Role of Profit-Loss Sharing Financing in Supporting SME Resilience: A Comparative Study. Review of Islamic Economics and Finance, 6(1), 19-35.
Pramono, J., & Sakti, M. R. P. (2023). Mengukur Indeks Ketahanan Ekonomi Umat: Sebuah Pendekatan Konseptual dan Empiris. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 12(1), 139-156.
Qardhawi, Y. (2023). Fiqh al-Zakat (New Edition with Commentary on Contemporary Issues and Economic Resilience). Dar Al-Shorouk.
Rahman, A. R. (2023). Ta'awun: The Principle of Mutual Cooperation as a Foundation for Islamic Economic Resilience. Kube Publishing.
Saad, R. A. J., & Hamid, Z. (2023). The Prohibition of Riba and its Implication for Financial Stability and Economic Resilience. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9(4), 621-642.
Sairally, B. S. (2023). Islamic Crowdfunding as a Tool for Entrepreneurial Development and Community Economic Resilience. Venture Capital, 25(3), 249-268.
Wahid, H., & Kader, R. A. (2023). The Spiritual Dimension of Economic Resilience in Islam: The Role of Tawakkul and Shukr. Journal of Religion and Health, 62(4), 2345-2361.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













