THE ROLE OF EPIGENETICS IN DISEASE PROGRESSION: A PARADIGM SHIFT IN MOLECULAR BIOLOGY
Abstract
Epigenetika, studi tentang perubahan ekspresi gen yang tidak melibatkan perubahan urutan DNA, semakin diakui sebagai faktor kunci dalam perkembangan penyakit. Latar belakang penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran sentral mekanisme epigenetik (misalnya, metilasi DNA, modifikasi histon, RNA non-coding) dalam inisiasi dan progresi berbagai penyakit kompleks, termasuk kanker, gangguan neurologis, dan penyakit autoimun. Metode yang digunakan meliputi analisis epigenom-wide association studies (EWAS) pada kohort pasien, sekuensing bisulfite untuk metilasi DNA, ChIP-seq untuk modifikasi histon, dan sekuensing RNA kecil untuk profil RNA non-coding. Intervensi farmakologis dengan obat-obatan epigenetik (misalnya, penghambat histone deacetylase) diuji dalam model seluler dan hewan untuk memvalidasi peran kausal dan potensi terapeutik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola epigenetik yang khas pada berbagai kondisi penyakit, yang memengaruhi ekspresi gen kunci dan respons terhadap pengobatan. Pembahasan menekankan bahwa epigenetika mewakili pergeseran paradigma dalam biologi molekuler, menjelaskan bagaimana interaksi gen-lingkungan memengaruhi kesehatan dan penyakit. Penemuan ini membuka peluang baru untuk diagnosis, prognosis, dan pengembangan terapi epigenetik yang menargetkan modifikasi ini, menawarkan harapan baru untuk pengobatan penyakit yang sebelumnya sulit diobati.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













