KERENTANAN PASAR NEGARA BERKEMBANG TERHADAP ARUS MODAL SPEKULATIF.

Autor(s): Erwan Susanto

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kerentanan yang inheren pada pasar negara berkembang terhadap arus modal spekulatif yang volatil, yang dapat memicu ketidakstabilan makroekonomi, krisis mata uang, dan gelembung aset. Meskipun arus modal dapat mendukung pertumbuhan, sifatnya yang pro-siklikal dan seringkali didorong oleh spekulasi dapat menciptakan tantangan signifikan bagi stabilitas ekonomi negara-negara ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kerentanan pasar negara berkembang terhadap arus modal spekulatif, mengeksplorasi faktor-faktor yang membuat mereka rentan dan mekanisme di mana arus modal ini memengaruhi ekonomi domestik. Metode yang digunakan meliputi analisis ekonometrik panel data lintas negara, menguji hubungan antara arus modal, indikator spekulasi, dan variabel makroekonomi seperti nilai tukar, inflasi, dan cadangan devisa. Studi kasus spesifik dari episode arus modal besar dan krisis di negara berkembang akan dianalisis. Hasil dan pembahasan diharapkan dapat mengidentifikasi faktor-faktor penarik dan pendorong arus modal spekulatif, mengukur dampaknya terhadap volatilitas pasar dan stabilitas makroekonomi, serta menyoroti peran kebijakan modal dan kerangka regulasi domestik. Penelitian ini akan memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan di negara berkembang untuk mengelola arus modal yang volatil dan membangun ketahanan ekonomi.

 

Keywords

Pasar Negara Berkembang, Arus Modal, Spekulasi, Kerentanan Ekonomi, Krisis Keuangan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.