KERANGKA KERJA PENGAWASAN MAKROPRUDENSIAL UNTUK MENGATASI RISIKO SPEKULATIF.

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pengakuan yang berkembang bahwa pengawasan mikroprudensial saja tidak cukup untuk mengatasi risiko sistemik yang ditimbulkan oleh spekulasi, sehingga diperlukan kerangka kerja pengawasan makroprudensial yang komprehensif. Kerangka ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memantau, dan memitigasi risiko yang mengancam stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan, termasuk risiko yang timbul dari aktivitas spekulatif yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kerangka kerja pengawasan makroprudensial yang ada dan yang sedang berkembang dalam mengatasi risiko spekulatif. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur komprehensif tentang teori dan praktik makroprudensial, analisis komparatif implementasi kebijakan makroprudensial di berbagai yurisdiksi, dan pemodelan dampak kebijakan seperti rasio modal kontra-siklikal atau batas pinjaman terhadap nilai. Hasil dan pembahasan diharapkan dapat mengidentifikasi alat-alat makroprudensial yang paling efektif dalam menekan spekulasi berlebihan dan mencegah penumpukan risiko sistemik, menyoroti tantangan dalam kalibrasi dan koordinasi kebijakan, serta memberikan wawasan tentang peran data dan analitik dalam pengawasan. Penelitian ini akan memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat kerangka kerja makroprudensial agar lebih tangguh terhadap guncangan spekulatif.

 

Keywords

Pengawasan Makroprudensial, Risiko Spekulatif, Stabilitas Keuangan, Kebijakan Ekonomi, Alat Kebijakan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.