PARTISIPASI WARGA DALAM PERUMUSAN KEBIJAKAN: STUDI KASUS DESA MANDIRI
Abstract
Partisipasi warga merupakan esensi dari tata kelola pemerintahan yang demokratis dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan konsep Desa Mandiri sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kebijakan yang dirumuskan secara partisipatif cenderung lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, memiliki legitimasi yang lebih kuat, dan menumbuhkan rasa kepemilikan (sense of ownership) terhadap program pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk, tingkat, dan faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi warga dalam proses perumusan kebijakan di desa berstatus mandiri. Melalui pendekatan studi kasus kualitatif di sebuah desa mandiri, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, perwakilan kelompok perempuan, pemuda, dan warga biasa, serta observasi pada Musyawarah Desa (Musdes) dan analisis dokumen perencanaan desa (RPJMDes dan RKPDes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi warga termanifestasi dalam berbagai bentuk, mulai dari penyampaian aspirasi, pemberian masukan dalam perencanaan, hingga keterlibatan dalam pelaksanaan dan pengawasan. Namun, tingkat partisipasi belum merata; partisipasi cenderung didominasi oleh elite desa dan kelompok laki-laki, sementara kelompok rentan seperti perempuan dan warga miskin masih menghadapi hambatan. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas partisipasi meliputi kualitas kepemimpinan kepala desa, transparansi pemerintah desa, ketersediaan forum-forum dialog yang inklusif, tingkat kesadaran dan pengetahuan warga, serta dukungan dari pendamping desa. Studi kasus ini menyimpulkan bahwa status "Desa Mandiri" tidak secara otomatis menjamin partisipasi yang substantif. Diperlukan strategi proaktif dari pemerintah desa untuk menciptakan ruang partisipasi yang setara, meningkatkan kapasitas warga, dan memastikan bahwa setiap suara didengar dan dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan untuk pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Keywords
References
Abdullah, R., & Hakim, A. (2023). The Dynamics of Citizen Participation in Village Development Planning (Musrenbangdes). Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 15(2), 245-258.
Adnan, Z., & Sari, M. (2023). Women's Participation in Village Governance: A Case Study of a Mandiri Village in West Sumatra. Journal of Southeast Asian Human Rights, 7(1), 88-104.
Al-Fatih, S., & Pratikno, P. (2023). Digital Participation Platforms and Their Impact on Deliberative Quality in Village Policy Making. Information Polity, 28(3), 321-337.
Ardiansyah, F., & Kurniati, D. (2023). The Role of Village Facilitators in Enhancing Community Participation for Sustainable Development. Community Development Journal, 54(4), 621-638.
Baskara, I. M. (2023). Desa Mandiri: Konsep, Strategi, dan Partisipasi. PT RajaGrafindo Persada.
Cahyono, H. (2023). Social Capital and Its Influence on Community Participation in Village Development. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 11(1), 34-47.
Fadillah, N., & Maryani, E. (2023). Overcoming Barriers to Youth Participation in Village Policy Formulation. Journal of Youth Studies, 26(8), 1087-1103.
Firmansyah, D., & Setiadi, A. (2023). The Effectiveness of Village Forums for Inclusive Policy Deliberation. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 27(2), 145-160.
Ganie, D., Saputra, H. J., & Hasyim, W. (2023). Analysis of the Implementation of Performance-Based Budgeting for Village Funds (Case Study in Berau District). Development Innovation and Economics Journal, 4(1), 1-10.
Handayani, S. W., & Purnomo, B. (2023). Leadership Styles of Village Heads and Their Impact on Participatory Governance. Public Administration and Development, 43(3), 210-221.
Irawan, B., & Nugroho, H. (2023). The Illusion of Participation: A Critical Analysis of Tokenism in Village Planning Processes. Asian Journal of Political Science, 31(2), 178-195.
Lesmana, M. F., & Priyanti, E. (2023). Partisipasi Masyarakat Desa Kutapohaci Dalam Pembangunan Desa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(23), 499-503.
Modanggu, I., Kuuna, W., Pambudi, M., & Eraku, S. (2023). Peran Partisipasi Masyarakat dalam Proses Perencanaan Wilayah: Studi Kasus di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila. JGS, 1(2), 79-84.
OECD. (2023). Exploring New Frontiers in Citizen Participation in the Policy Cycle. OECD Publishing.
Pratama, Y. A. (2023). The Role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Mobilizing Community Participation for Economic Development. Journal of Enterprising Communities: People and Places in the Global Economy, 17(5), 1121-1139.
Rahayu, S., & Santoso, P. (2023). Transparency of Village Fund Management and its Correlation with Public Trust and Participation. Journal of Accounting and Public Policy, 42(4), 107089.
Siregar, V. T. (2023). Membangun dari Bawah: Panduan Praktis Tata Kelola Desa Partisipatif. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sulistiyani, A. T., & Rochmat, S. (2023). The Influence of Political Culture on the Quality of Citizen Participation in Rural Java. Power, Conflict and Democracy in South and Southeast Asia, 11(1), 54-72.
Widianingsih, I., & et al. (2023). Model-Model Partisipasi Warga dalam Pembangunan Desa di Era Digital. Gadjah Mada University Press.
Zauhar, S., & Fanida, E. H. (2023). Evaluating the Inclusivity of Musrenbangdes: A Study on the Participation of Marginalized Groups. Policy & Governance Review, 7(3), 289-305.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













