MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAMI UNTUK MENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN DI NGANJUK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis model manajemen layanan bimbingan dan konseling (BK) yang bernafaskan nilai-nilai Islam dalam mendukung kualitas pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kabupaten Nganjuk. Layanan BK Islami tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah psikologis-akademik siswa, tetapi juga pada pembinaan akhlak, spiritualitas, dan kemandirian berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan dari tiga MTs di Nganjuk melalui wawancara mendalam dengan guru BK, kepala madrasah, siswa, dan orang tua, serta observasi pelaksanaan layanan dan analisis dokumen program BK. Manajemen layanan dianalisis melalui empat fungsi: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan evaluasi (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen BK Islami diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Islam dalam semua jenis layanan, mulai dari layanan dasar (ceramah keagamaan), layanan responsif (konseling individual dengan pendekatan tazkiyatun nafs), perencanaan individual (pemilihan karir yang sesuai syariat), hingga dukungan sistem (kerjasama dengan orang tua dan tokoh agama). Ditemukan bahwa madrasah yang berhasil mengelola BK Islami secara efektif menunjukkan tingkat permasalahan siswa yang lebih rendah dan iklim sekolah yang lebih religius, yang secara tidak langsung mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Tantangan utama adalah kualifikasi guru BK yang belum sepenuhnya menguasai pendekatan konseling Islami. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul dan pelatihan spesifik mengenai konseling Islami bagi para guru BK di madrasah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Ghazali. (t.t.). Ihya' Ulum al-Din. Dar al-Fikr.
Badri, M. B. (2000). The dilemma of Muslim psychologists. MWH London Publishers.
Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Djamarah, S. B. (2004). Pola Komunikasi Orang Tua & Anak dalam Keluarga. Rineka Cipta.
Geldard, K., & Geldard, D. (2010). Counselling children: A practical introduction. Sage Publications.
Gladding, S. T. (2018). Counseling: A comprehensive profession (8th ed.). Pearson.
Hallen, A. (2005). Bimbingan dan Konseling. Ciputat Press.
Hawari, D. (2002). Dimensi Religi dalam Praktek Psikiatri dan Psikologi. Balai Penerbit FKUI.
Hidayat, D. R. (2011). Psikoterapi Islam: Penerapan Metode Sufistik dalam Praktek Konseling. UIN-Maliki Press.
Kementrian Agama RI. (2018). Pedoman Bimbingan dan Konseling pada Madrasah.
Latipun. (2015). Psikologi Konseling (Edisi Ketiga). UMM Press.
Mudzakkir, A. (2006). Psikoterapi Islam. Pustaka Pelajar.
Muro, J. J., & Kottman, T. (1995). Guidance and counseling in the elementary and middle schools. Brown & Benchmark.
Najati, M. U. (2005). Al-Qur'an dan Ilmu Jiwa. Pustaka Azzam.
Prayitno, & Amti, E. (2004). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Rineka Cipta.
Razak, A. (2015). Konseling Islami: Aplikasi dan Integrasi dalam Pendidikan. Ar-Ruzz Media.
Surya, M. (2003). Psikologi Konseling. Pustaka Bani Quraisy.
Syamsu, Y. L. N., & Juntika, A. N. (2008). Landasan Bimbingan & Konseling. Remaja Rosdakarya.
Tohirin. (2013). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi). Rajawali Pers.
Willis, S. S. (2009). Konseling Individual: Teori dan Praktek. Alfabeta.
Refbacks
- There are currently no refbacks.













