DAMPAK KECERDASAN BUATAN (AI) TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA: TANTANGAN DAN PENDEKATAN PSIKOLOGIS
Abstract
Perkembangan pesat kecerdasan buatan atau AI telah mengubah lanskap interaksi sosial dan akses informasi bagi remaja, namun dampaknya terhadap kesehatan mental mereka masih memerlukan eksplorasi mendalam. Kekhawatiran muncul terkait potensi isolasi sosial, perbandingan diri yang tidak realistis, dan ketergantungan pada algoritma yang dapat memengaruhi perkembangan identitas dan kesejahteraan emosional. Penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana paparan terhadap AI, baik melalui media sosial, asisten virtual, maupun aplikasi pembelajaran adaptif, memengaruhi kesehatan mental remaja. Metode penelitian melibatkan survei daring terhadap populasi remaja di perkotaan dan pedesaan, dilengkapi dengan kelompok fokus untuk menggali persepsi dan pengalaman mereka secara kualitatif. Hasil penelitian mengindikasikan adanya korelasi antara penggunaan AI yang berlebihan dengan peningkatan gejala kecemasan dan depresi pada sebagian remaja, terutama yang memiliki tingkat literasi digital rendah. Namun, di sisi lain, AI juga ditemukan berpotensi sebagai alat pendukung kesehatan mental jika digunakan secara bijak, misalnya melalui aplikasi terapi daring atau platform edukasi. Pembahasan menekankan pentingnya mengembangkan kerangka kerja etika dalam desain AI yang berorientasi pada kesejahteraan pengguna, serta perlunya program literasi digital yang komprehensif bagi remaja dan orang tua. Rekomendasi mencakup intervensi psikologis yang berfokus pada pengembangan keterampilan regulasi emosi dan pemikiran kritis untuk membantu remaja menavigasi kompleksitas era AI dengan lebih adaptif, serta mendorong kolaborasi antara pengembang teknologi dan psikolog untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













