LITERASI KESEHATAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA: UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DAN AKSES LAYANAN
Abstract
Mahasiswa merupakan kelompok rentan terhadap masalah kesehatan mental karena tekanan akademik, transisi kehidupan, dan penyesuaian sosial. Meskipun demikian, tingkat literasi kesehatan mental yang rendah seringkali menghambat mereka dalam mengenali gejala, mencari bantuan, dan mengakses layanan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan mengevaluasi efektivitas program edukasi dalam meningkatkan kesadaran serta mendorong pencarian bantuan profesional. Metode penelitian menggunakan survei pra-pasca pada kelompok mahasiswa yang mengikuti program literasi kesehatan mental yang mencakup informasi tentang gangguan mental umum, stigma, dan sumber daya bantuan. Kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan tentang kesehatan mental, sikap terhadap pencarian bantuan, dan niat untuk mencari layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi kesehatan mental awal mahasiswa masih rendah, namun program edukasi secara signifikan meningkatkan pengetahuan mereka tentang kesehatan mental dan mengurangi stigma terkait pencarian bantuan. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa peningkatan literasi berkorelasi dengan peningkatan niat untuk mencari dukungan psikologis. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengintegrasikan program literasi kesehatan mental ke dalam kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler wajib. Selain itu, memastikan ketersediaan dan aksesibilitas layanan konseling di kampus juga krusial. Pendekatan ini akan menciptakan lingkungan kampus yang lebih suportif dan proaktif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswanya, mendukung kesuksesan akademik dan personal mereka.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













