RESILIENSI FINANSIAL: PERAN PSIKOLOGI EKONOMI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PRIBADI
Abstract
Ketidakpastian ekonomi dan tantangan finansial seperti inflasi atau resesi dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang signifikan pada individu. Resiliensi finansial, yaitu kemampuan untuk pulih dari guncangan finansial, menjadi semakin penting, namun seringkali diabaikan dalam konteks pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran psikologi ekonomi dalam membangun resiliensi finansial individu, dengan fokus pada faktor-faktor perilaku dan kognitif yang memengaruhi pengambilan keputusan keuangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, melibatkan survei daring yang mengukur tingkat resiliensi finansial, kebiasaan menabung, dan bias kognitif terkait uang pada populasi dewasa, dilengkapi dengan wawancara mendalam dengan individu yang berhasil mengelola keuangan mereka di tengah krisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan tingkat resiliensi finansial yang tinggi cenderung memiliki kontrol diri yang lebih baik, optimisme yang realistis, dan kemampuan untuk belajar dari kesalahan finansial. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa bias seperti overconfidence atau mental accounting dapat menghambat pengambilan keputusan finansial yang rasional. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya bagi perencana keuangan dan edukator untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip psikologi ekonomi dalam program literasi finansial. Pendekatan ini akan membantu individu mengembangkan keterampilan psikologis yang diperlukan untuk membuat keputusan keuangan yang lebih bijaksana, mengelola risiko, dan membangun fondasi finansial yang kuat untuk masa depan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













