FENOMENA GHOSTING DALAM HUBUNGAN ROMANTIS: ANALISIS PSIKOLOGIS DAN DAMPAKNYA

Autor(s): Jumadi Jumadi

Abstract

Fenomena ghosting, yaitu mengakhiri komunikasi secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan dalam hubungan romantis, telah menjadi semakin umum di era digital, terutama dengan kemudahan interaksi melalui aplikasi kencan. Meskipun sering dianggap sepele, ghosting dapat memiliki dampak psikologis yang signifikan pada pihak yang dighosting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena ghosting dari perspektif psikologis, termasuk motivasi di balik perilaku ghosting dan dampaknya terhadap kesejahteraan emosional korban. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran, melibatkan survei daring pada individu yang pernah mengalami ghosting atau melakukan ghosting, serta wawancara mendalam untuk menggali pengalaman subjektif dan narasi mereka. Data juga dilengkapi dengan analisis pola komunikasi daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ghosting seringkali meliputi menghindari konfrontasi, ketidaknyamanan emosional, atau kurangnya keterampilan komunikasi. Dampak pada korban meliputi kebingungan, penolakan, penurunan harga diri, dan kesulitan dalam mempercayai hubungan di masa depan. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kurangnya penutupan atau closure adalah faktor kunci yang memperparah dampak negatif ghosting. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya bagi individu untuk mengembangkan keterampilan komunikasi yang asertif dan empati dalam hubungan romantis, bahkan dalam konteks daring. Selain itu, edukasi tentang dampak psikologis ghosting dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong perilaku yang lebih bertanggung jawab dalam interaksi romantis. Pendekatan ini akan membantu menciptakan hubungan yang lebih sehat dan transparan di era digital.

 

Keywords

Ghosting, Hubungan Romantis, Analisis Psikologis, Dampak Psikologis, Komunikasi Digital

Refbacks

  • There are currently no refbacks.