DAMPAK EKONOMI GIG TERHADAP STRATIFIKASI SOSIAL DAN MOBILITAS ANTARGENERASI PEKERJA URBAN

Autor(s): Lulud Wijayanti

Abstract

Ekonomi gig, dengan karakteristik fleksibilitas kerja dan pendapatan tidak tetap, telah berkembang pesat di perkotaan, namun dampaknya terhadap stratifikasi sosial dan mobilitas antargenerasi pekerja masih belum sepenuhnya dipahami. Model pekerjaan tradisional yang menawarkan stabilitas dan jenjang karir kini bergeser, menciptakan ketidakpastian bagi banyak individu. Penelitian ini menganalisis bagaimana ekonomi gig memengaruhi posisi sosial ekonomi pekerja urban dan prospek mobilitas antargenerasi mereka. Metode yang digunakan adalah survei terhadap pekerja gig di beberapa kota besar, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder mengenai pendapatan, pendidikan, serta status pekerjaan orang tua mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ekonomi gig menawarkan akses kerja bagi sebagian kelompok, ia juga cenderung menciptakan stratifikasi baru berdasarkan akses terhadap platform, keterampilan digital, dan modal sosial. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa mobilitas antargenerasi pekerja gig cenderung stagnan atau bahkan menurun bagi mereka yang tidak memiliki akses ke pendidikan tinggi atau jaringan yang kuat, memperparah ketimpangan yang ada. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya kebijakan perlindungan sosial yang adaptif, pelatihan keterampilan yang relevan, dan regulasi yang adil bagi pekerja gig, guna memastikan bahwa ekonomi baru ini tidak justru memperlebar jurang ketimpangan sosial dan membatasi kesempatan mobilitas bagi generasi mendatang.

 

Keywords

Ekonomi Gig, Stratifikasi Sosial, Mobilitas Antargenerasi, Pekerja Urban, Ketimpangan

Refbacks

  • There are currently no refbacks.