PERAN MODAL SOSIAL DALAM REPRODUKSI KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI MASYARAKAT PERKOTAAN

Autor(s): Sentot Heru Subiyakto

Abstract

Ketimpangan pendidikan di masyarakat perkotaan seringkali dipandang hanya sebagai masalah akses finansial atau kualitas fasilitas, namun peran modal sosial dalam mereproduksi kesenjangan ini masih kurang mendapat perhatian. Jaringan sosial dan norma kepercayaan dapat secara signifikan memengaruhi peluang pendidikan. Penelitian ini menganalisis bagaimana modal sosial, baik dalam bentuk jaringan keluarga, komunitas, maupun sekolah, berkontribusi pada reproduksi ketimpangan pendidikan di masyarakat perkotaan. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa komunitas perkotaan dengan latar belakang sosial ekonomi yang berbeda, melibatkan wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan peserta didik, serta observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang kuat dalam bentuk akses informasi tentang sekolah berkualitas, dukungan emosional, dan norma-norma yang menghargai pendidikan, cenderung dimiliki oleh keluarga dengan status sosial ekonomi lebih tinggi. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa jaringan ini membantu mereka menavigasi sistem pendidikan yang kompleks dan mendapatkan keuntungan kompetitif. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya intervensi kebijakan yang tidak hanya berfokus pada aspek material, tetapi juga pada pembangunan modal sosial bagi kelompok marginal, seperti program mentoring, penguatan asosiasi orang tua, dan fasilitasi jaringan antar sekolah, guna mengurangi reproduksi ketimpangan pendidikan dan menciptakan peluang yang lebih merata bagi semua anak.

 

Keywords

Modal Sosial, Ketimpangan Pendidikan, Masyarakat Perkotaan, Reproduksi Sosial, Jaringan Sosial

Refbacks

  • There are currently no refbacks.