SOSIOLOGI BENCANA: ADAPTASI KOMUNITAS PESISIR TERHADAP ANCAMAN KENAIKAN PERMUKAAN AIR LAUT

Autor(s): Jumadi Jumadi

Abstract

Kenaikan permukaan air laut akibat perubahan iklim merupakan ancaman eksistensial bagi komunitas pesisir di seluruh dunia, memaksa mereka untuk mengembangkan strategi adaptasi yang kompleks. Bagaimana komunitas ini merespons dan beradaptasi dengan ancaman yang terus meningkat ini menjadi fokus krusial dalam sosiologi bencana. Penelitian ini menganalisis strategi adaptasi komunitas pesisir terhadap ancaman kenaikan permukaan air laut dari perspektif sosiologi bencana. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa komunitas pesisir yang rentan, melibatkan wawancara mendalam dengan penduduk, pemimpin komunitas, dan pakar lingkungan, serta observasi partisipatif terhadap praktik adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi melibatkan kombinasi strategi struktural seperti pembangunan tanggul, non-struktural seperti diversifikasi mata pencarian, dan adaptasi sosial-budaya seperti perubahan pola pemukiman atau ritual. Pembahasan lebih lanjut mengungkapkan bahwa keberhasilan adaptasi sangat bergantung pada pengetahuan lokal, modal sosial, dukungan pemerintah, dan akses terhadap sumber daya. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pendekatan yang holistik dan partisipatif dalam perencanaan adaptasi, yang mengakui kerentanan spesifik komunitas dan memberdayakan mereka untuk menjadi agen perubahan. Pemahaman ini penting untuk membangun resiliensi komunitas pesisir dan memastikan keberlanjutan hidup mereka di tengah krisis iklim.

 

Keywords

Sosiologi Bencana, Adaptasi, Komunitas Pesisir, Kenaikan Permukaan Air Laut, Perubahan Iklim

Refbacks

  • There are currently no refbacks.