MODEL KOMUNIKASI DAKWAH EFEKTIF DI LINGKUNGAN MULTIKULTURAL: STUDI KASUS KOMUNITAS MUSLIM URBAN
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas komunikasi dakwah di lingkungan perkotaan yang sangat multikultural, menuntut strategi yang adaptif agar pesan keagamaan dapat diterima tanpa menimbulkan gesekan. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model komunikasi dakwah yang efektif dalam konteks komunitas Muslim urban yang heterogen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa komunitas Muslim di kota besar yang dikenal berhasil dalam mengelola keberagaman internal dan eksternal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, aktivis komunitas, dan anggota jamaah, serta observasi partisipatif dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi dakwah yang efektif di lingkungan multikultural menekankan pada pendekatan dialogis, penggunaan bahasa yang inklusif, penekanan pada nilai-nilai universal Islam seperti kasih sayang dan keadilan, serta kemampuan da'i untuk memahami latar belakang budaya dan sosial audiensnya. Komunikasi non-verbal yang menghargai perbedaan juga menjadi kunci. Pembahasan mengindikasikan bahwa model ini berhasil meminimalkan kesalahpahaman dan membangun jembatan antar kelompok, menciptakan suasana harmonis dalam keberagaman. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya pelatihan bagi para da'i untuk mengembangkan kompetensi komunikasi lintas budaya dan sensitivitas terhadap isu-isu pluralisme, memastikan dakwah tidak hanya menyentuh aspek spiritual tetapi juga memperkuat persatuan dalam masyarakat yang beragam.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













