RESEPSI AUDIENS TERHADAP GAYA KOMUNIKASI DAKWAH HUMORISTIK: STUDI KASUS KOMEDIAN MUSLIM

Autor(s): Nurul Hidayati

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh popularitas komedian Muslim yang mengintegrasikan humor dalam menyampaikan pesan dakwah, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana audiens merespons gaya komunikasi ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis resepsi audiens terhadap gaya komunikasi dakwah humoristik yang dilakukan oleh komedian Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis resepsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan audiens dari berbagai latar belakang serta analisis komentar dan interaksi di media sosial terkait konten dakwah humoristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens umumnya merespons positif gaya komunikasi ini karena dianggap lebih menarik, mudah dicerna, dan tidak menggurui. Humor berfungsi sebagai "pencair suasana" yang membuat pesan agama terasa lebih ringan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, ditemukan juga bahwa batas antara humor yang mendidik dan humor yang merendahkan perlu diperhatikan, karena beberapa audiens merasa kurang nyaman jika humor terlalu berlebihan atau menyentuh isu sensitif. Pembahasan menggarisbawahi bahwa efektivitas dakwah humoristik terletak pada kemampuan komedian untuk menyeimbangkan hiburan dan substansi keagamaan, serta menjaga kredibilitas sebagai penyampai pesan. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa humor dapat menjadi alat dakwah yang kuat jika digunakan secara bijak, membuka peluang bagi pendekatan dakwah yang lebih kreatif dan inklusif untuk menjangkau segmen audiens yang lebih luas, terutama generasi muda.

 

Keywords

Resepsi Audiens, Dakwah Humoristik, Komedian Muslim, Gaya Komunikasi, Pesan Agama

Refbacks

  • There are currently no refbacks.