PERAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI KANAL DAKWAH ALTERNATIF: ANALISIS EFEKTIVITAS INSTAGRAM DAN TIKTOK
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan media sosial yang telah mengubah lanskap komunikasi, termasuk dalam ranah dakwah, menjadikan platform seperti Instagram dan TikTok sebagai kanal alternatif yang populer. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas Instagram dan TikTok sebagai kanal dakwah alternatif, khususnya dalam menjangkau audiens muda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten terhadap akun-akun dakwah populer di kedua platform tersebut, serta wawancara dengan pengelola akun dan pengikutnya. Data dikumpulkan untuk memahami jenis konten yang paling diminati, pola interaksi, dan dampak yang dirasakan oleh audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua platform ini efektif dalam menyebarkan pesan dakwah karena kemampuannya menyajikan konten visual dan audio yang menarik, singkat, dan mudah dibagikan. Instagram unggul dalam konten visual dan infografis, sementara TikTok menonjol dengan video pendek yang viral dan tantangan edukatif. Efektivitas juga terlihat dari tingginya tingkat interaksi dan pembentukan komunitas daring. Pembahasan menggarisbawahi bahwa keberhasilan dakwah di media sosial sangat bergantung pada kreativitas konten, konsistensi unggahan, dan kemampuan beradaptasi dengan tren platform. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya bagi para da'i dan lembaga keagamaan untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai alat dakwah, dengan memperhatikan karakteristik masing-masing platform dan preferensi audiens, sehingga pesan keagamaan dapat tersebar lebih luas dan relevan di era digital ini.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













