TRANSFORMASI RADIO DAKWAH TRADISIONAL MENJADI PLATFORM STREAMING DIGITAL: STUDI KASUS

Autor(s): Sudarto Sudarto

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran lanskap media dari analog ke digital, yang menuntut radio dakwah tradisional untuk beradaptasi agar tetap relevan dan menjangkau audiens yang lebih luas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses transformasi radio dakwah tradisional menjadi platform streaming digital, dengan studi kasus pada sebuah radio dakwah yang berhasil melakukan transisi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan manajemen, penyiar, dan tim teknis radio, serta observasi terhadap operasional siaran digital dan analisis data pendengar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi ini melibatkan investasi pada infrastruktur teknologi, pengembangan konten yang lebih interaktif dan visual, serta strategi pemasaran digital untuk menarik pendengar baru. Radio tersebut berhasil mempertahankan audiens lama sambil menjangkau audiens muda melalui aplikasi streaming, media sosial, dan podcast. Tantangannya meliputi pembiayaan, pelatihan sumber daya manusia, dan persaingan ketat dengan platform digital lainnya. Pembahasan menggarisbawahi bahwa keberhasilan transformasi ini tidak hanya terletak pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kemampuan untuk memahami preferensi audiens digital dan menyajikan konten yang relevan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya bagi radio dakwah lainnya untuk berani berinovasi, memanfaatkan potensi digital untuk memperluas jangkauan dakwah, dan menjaga kualitas konten agar tetap menjadi sumber informasi dan inspirasi keagamaan yang terpercaya di era modern.

 

Keywords

Radio Dakwah, Transformasi Digital, Platform Streaming, Studi Kasus, Media Tradisional

Refbacks

  • There are currently no refbacks.