KOMUNIKASI INTERNAL ORGANISASI KEAGAMAAN: STUDI KASUS EFEKTIVITAS KOMUNIKASI PIMPINAN DAN ANGGOTA
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi internal yang efektif dalam menjaga kohesi dan produktivitas organisasi keagamaan, terutama antara pimpinan dan anggota. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas komunikasi internal antara pimpinan dan anggota dalam organisasi keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada sebuah organisasi keagamaan yang memiliki struktur hierarkis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan, pengurus, dan anggota, serta observasi terhadap rapat dan forum komunikasi internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal yang efektif ditandai dengan saluran komunikasi yang jelas, keterbukaan pimpinan dalam menerima masukan, dan partisipasi aktif anggota dalam pengambilan keputusan. Penggunaan teknologi seperti grup pesan dan platform kolaborasi juga meningkatkan efisiensi. Namun, tantangan muncul ketika ada kesenjangan informasi atau kurangnya umpan balik. Pembahasan menggarisbawahi bahwa komunikasi internal yang baik tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang visi dan misi organisasi, tetapi juga membangun rasa kepemilikan dan motivasi anggota. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya bagi organisasi keagamaan untuk secara berkala mengevaluasi saluran komunikasi internal mereka, memberikan pelatihan komunikasi kepada pimpinan, dan menciptakan budaya organisasi yang mendorong dialog terbuka. Dengan demikian, organisasi dapat beroperasi lebih efisien, meminimalkan konflik internal, dan mencapai tujuan keagamaan mereka secara lebih sinergis.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













