PERAN INFLUENCER KESEHATAN DALAM MEMBENTUK PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MEDIA SOSIAL.
Abstract
Media sosial telah menjadi sumber informasi utama bagi banyak orang, termasuk dalam hal kesehatan. Fenomena influencer kesehatan (health influencers) yang membagikan konten terkait gaya hidup sehat, diet, dan kebugaran telah berkembang pesat. Namun, peran dan dampak mereka dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masyarakat perlu diteliti lebih lanjut, mengingat potensi positif dan negatifnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran influencer kesehatan dalam memengaruhi pengetahuan, sikap, dan praktik PHBS di kalangan pengguna media sosial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah survei daring dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan sampel pengguna media sosial yang mengikuti akun influencer kesehatan. Kuesioner akan mengukur frekuensi paparan konten kesehatan, persepsi kredibilitas influencer, dan perubahan perilaku PHBS yang dilaporkan sendiri (misalnya, kebiasaan makan, aktivitas fisik, kebersihan diri). Analisis regresi akan digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil awal menunjukkan bahwa influencer dengan kredibilitas tinggi dan konten yang relevan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan niat untuk mengadopsi PHBS tertentu. Namun, ditemukan juga bahwa beberapa influencer menyebarkan informasi yang kurang akurat, menyoroti perlunya literasi media di kalangan audiens. Pembahasan akan menguraikan mekanisme psikologis di balik pengaruh influencer dan etika dalam promosi kesehatan digital. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi pembuat kebijakan kesehatan dan praktisi promosi kesehatan untuk berkolaborasi dengan influencer yang bertanggung jawab, serta mengembangkan pedoman untuk konten kesehatan yang akurat dan berbasis bukti di media sosial.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













