PENGUATAN KAPASITAS TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI KEBIJAKAN PENDIDIKAN BERKELANJUTAN.
Abstract
Tenaga kesehatan masyarakat (TKM) merupakan tulang punggung sistem kesehatan, berperan krusial dalam promosi kesehatan, pencegahan penyakit, dan respons terhadap krisis. Namun, perubahan cepat dalam lanskap kesehatan global dan lokal menuntut TKM untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka. Kebijakan pendidikan berkelanjutan (PBP) menjadi esensial untuk memastikan TKM memiliki kapasitas yang relevan dan mutakhir. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan pendidikan berkelanjutan dalam penguatan kapasitas TKM di Indonesia, serta mengidentifikasi tantangan dan rekomendasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-methods), melibatkan survei terhadap TKM (dokter, perawat, sanitarian, ahli gizi di puskesmas) mengenai partisipasi dan persepsi mereka terhadap PBP, serta wawancara mendalam dengan pembuat kebijakan dan penyedia program PBP. Analisis juga mencakup tinjauan dokumen kebijakan terkait PBP. Hasil awal menunjukkan bahwa meskipun ada kesadaran akan pentingnya PBP, aksesibilitas dan relevansi program masih menjadi tantangan, terutama di daerah terpencil. Kurangnya insentif dan beban kerja yang tinggi juga menghambat partisipasi. Pembahasan akan menguraikan model PBP yang efektif, termasuk penggunaan teknologi digital dan program yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan relevansi PBP bagi TKM, seperti pengembangan platform e-learning, insentif karir, dan integrasi PBP ke dalam sistem manajemen kinerja, guna memastikan TKM siap menghadapi tantangan kesehatan masyarakat di masa depan.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













