STRATEGI KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU GIZI UNTUK IBU HAMIL DI PEDESAAN.
Abstract
Asupan gizi yang adekuat selama kehamilan sangat penting untuk kesehatan ibu dan janin, namun seringkali menjadi tantangan bagi ibu hamil di pedesaan karena keterbatasan informasi, kepercayaan tradisional, dan akses pangan. Strategi komunikasi yang efektif diperlukan untuk mendorong perubahan perilaku gizi yang positif. Latar belakang ini menyoroti kebutuhan akan pendekatan komunikasi yang relevan secara budaya untuk ibu hamil di pedesaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi strategi komunikasi perubahan perilaku gizi yang disesuaikan dengan konteks budaya dan sosial ibu hamil di pedesaan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif (Participatory Action Research) di beberapa desa. Strategi komunikasi akan dirancang berdasarkan analisis kebutuhan dan preferensi ibu hamil dan keluarga, melibatkan penggunaan media lokal (misalnya, pertemuan kelompok, drama tradisional, poster bergambar), serta peran kader kesehatan dan tokoh masyarakat. Pesan kunci akan fokus pada pentingnya asupan protein, zat besi, asam folat, dan praktik kebersihan. Efektivitas strategi akan diukur melalui survei pengetahuan, sikap, dan praktik gizi ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi. Hasil awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi dan adopsi praktik makan sehat (misalnya, konsumsi tablet tambah darah teratur) pada kelompok intervensi. Pembahasan akan menguraikan elemen-elemen komunikasi yang paling persuasif dan tantangan dalam mengubah norma sosial. Implikasi dari penelitian ini adalah penyediaan model strategi komunikasi yang dapat direplikasi untuk meningkatkan status gizi ibu hamil di pedesaan, berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi serta pencegahan stunting.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













