MANAJEMEN SAMPAH MEDIS PASCA-PANDEMI: TANTANGAN DAN SOLUSI INOVATIF.
Abstract
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan lonjakan drastis dalam produksi sampah medis, termasuk alat pelindung diri (APD), masker, dan limbah dari pasien, yang menimbulkan tantangan besar dalam manajemen dan pembuangannya. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menyebabkan risiko infeksi, pencemaran lingkungan, dan dampak kesehatan masyarakat jangka panjang. Latar belakang ini menyoroti urgensi untuk mengevaluasi dan merumuskan solusi inovatif untuk manajemen sampah medis pasca-pandemi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan yang dihadapi dalam manajemen sampah medis pasca-pandemi di fasilitas kesehatan dan komunitas, serta mengidentifikasi solusi inovatif dan praktik terbaik. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif di beberapa rumah sakit dan puskesmas, serta tinjauan literatur mengenai praktik manajemen sampah medis selama dan setelah pandemi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas sanitasi, manajemen fasilitas, dan pembuat kebijakan, serta observasi di lapangan. Fokus analisis adalah pada aspek volume, pemilahan, pengangkutan, pengolahan, dan pembuangan sampah medis. Hasil awal menunjukkan bahwa kapasitas pengolahan yang terbatas, kurangnya kesadaran, dan regulasi yang belum sepenuhnya adaptif menjadi tantangan utama. Solusi inovatif meliputi penggunaan teknologi pengolahan non-insinerasi, daur ulang APD yang aman, dan program edukasi berbasis komunitas. Pembahasan akan menguraikan kelayakan dan keberlanjutan solusi ini. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi kebijakan untuk penguatan infrastruktur manajemen sampah medis, pengembangan teknologi ramah lingkungan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, guna memastikan pengelolaan sampah medis yang aman dan berkelanjutan di era pasca-pandemi.
Â
Keywords
Refbacks
- There are currently no refbacks.













